fbpx
Anti AgingBlogHydrationSkincare 101

Jerawat Puber? Kebiasaan Ini Penyebabnya

By December 30, 2020 No Comments
Jerawat

Jerawat Puber? Kebiasaan Ini Penyebabnya

Jerawat puber adalah masalah perawatan kulit yang umum terjadi antara usia 12 sampai 24 tahun. Pada masa ini jerawat ditandai dengan jerawat kistik dan komedo, baik yang hitam (blackhead) maupun yang putih (whitehead). Akibat lonjakan hormon, maka faktor lain seperti stres, kurang tidur, dan jadwal yang tidak menentu makin memperburuk kondisi kulitmu. Selain terasa sakit, jerawat juga dapat merusak kepercayaan diri remaja. Belum lagi dengan post-effect yang ditimbulkan, yaitu bekas jerawat. Menjengkelkan? Sangat. Ada juga loh faktor habitual atau kebiasaan yang berpengaruh besar. Berikut kebiasaan buruk penyebab jerawat puber yang sering terlupa, yuk hindari mulai sekarang.

1. Berhenti menyalahkan diri

Jangan salahkan dirimu sendiri. Sesungguhnya jerawat adalah kombinasi dari faktor-faktor yang terjadi secara alami di tubuh. Dua faktor utama yang berkontribusi pada jerawat meliputi: sel kulit mati dan minyak di pori-pori (sebum).
Memiliki jerawat bukanlah semata-mata kesalahan siapapun ya, Beauty Lovers. Namun kita mungkin bisa menghentikan kebiasaan tertentu yang akan membantu menghindari jerawat, atau setidaknya mengurangi kemungkinan munculnya jerawat. Dengan memahami hal ini kita akan mengatasi masalah kulit kita dengan lebih baik.

menyalahkan diri sendiri karena jerawat

2. Berhenti mendiagnosis diri sendiri

Ketika kamu tidak yakin dengan produk yang kamu pakai atau ingin kamu coba, temuilah tenaga ahli. Berkonsultasi dengan ahli lebih baik untuk mencegahmu terlanjur menggunakan produk atau perawatan yang salah. Dokter akan membantu dengan cara mengamati dan memeriksa kulit sehingga dapat ditemukan akar masalah dan cara terbaik untuk mengatasi jerawatmu.

3. Berhenti cuci muka berlebihan

Benar bahwa kita harus mencuci muka secara rutin, tapi jangan sampai berlebihan melakukannya. Cuci muka dalam kadar yang sehat hanyalah dua kali dalam sehari. Pembersihan yang terlalu sering akan menggosok kulit dengan terlalu keras dan hal ini justru dapat memicu iritasi penyebab jerawat. Diperlukan juga kehati-hatian dalam memilih produk pembersih, karena produk yang terlalu keras akan menimbulkan kemerahan dan dehidrasi. Pastikan sabun yang kamu pilih tidak mengandung natrium lauril sulfat dan natrium laureth sulfate yang merupakan detergen sintetis. Sabun yang terlalu keras ini ditandai dengan kulit yang terlalu kaku setelah mencuci muka. Sedikit tips, kamu bisa mengkombinasikan penggunaan air hangat dan dingin saat mencuci muka loh, lihat caranya di sini, ya.

4. Berhenti melewatkan cuci muka

Masalah jerawat akan semakin parah bila kulit jarang dibersihkan, terutama sebelum tidur. Sisa kotoran yang bercampur dengan minyak dan sel kulit mati di permukaan kulit dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit dan mendorong kerja kelenjar minyak. Bagi yang menggunakan make up untuk keseharian, wajib untuk melakukan double cleansing. Pembersih pertama ditujukan untuk meluruhkan sisa make up yang menempel pada wajah. Selanjutnya adalah mencuci muka dengan sabun biasa untuk pembersihan sampai pori-pori dan memberi kesegaran pada kulitmu.

mencuci muka teratur

5. Berhenti menyentuh wajah

Salah satu tips yang mungkin paling sering kamu dengar adalah: Berhenti menyentuh wajah. Tahukah mengapa hal dikatakan berulang-ulang? Tangan adalah bagian tubuh yang banyak bersinggungan dengan objek luar. Kotoran dan kuman kemungkinan besar akan berpindah ke wajah dan akhirnya menyumbat pori-pori, hal tersebut kemudian mengarah ke pembentukan jerawat. Bagi yang sudah terlalu terbiasa menyentuh wajah, tentu larangan ini lebih sulit daripada kedengarannya. Terapkan tips ini, maka kamu akan jauh dari kebiasaan menyentuh wajah: jangan sering menatap cermin.

menyentuh wajah memperparah jerawat

6. Berhenti memencet jerawat

Inilah salah satu kebiasaan penyebab jerawat puber yang tergolong dalam kategori berbahaya. Selain memicu bertambahnya jerawat baru, sejumlah resiko medis akan muncul setelah memencet jerawat secara sembarangan. Di antaranya adalah pendarahan, infeksi, benjolan keras serta luka bopeng. Kebiasaan buruk itu dapat menimbulkan bahaya juga terhadap organ tubuh lainnya.

Sebuah kasus pernah terjadi di China pada seorang gadis bernama Ms.Yang (19) setelah memencet jerawat di hidungnya di rumah. Tidak lama, ia merasakan sakit dan pembengkakan di sekitar mata kanannya sehingga dilarikan ke Ningbo Second Hospital. Bahkan Ms. Yang sempat dikabarkan kritis dengan demam hingga 39 derajat celsius dan gejala meningitis. Namun setelah diberikan rawat inap beberapa hari, kondisinya dilaporkan sudah stabil. Dr. Han Kun yang menangani kasus tersebut mengatakan bahwa Ms. Yang menderita penyumbatan darah di area hidung dan berpengaruh ke pembuluh darah di otak. Kondisi ini dikenal di dunia medis sebagai covernus sinus thrombosis.  Waduh, serem banget ya!

7. Berhenti makan makanan penyebab jerawat

Meski tidak terjadi pada semua orang, ada beberapa makanan yang dapat menjadi penyebab jerawat. Contoh dari makanan tersebut adalah kacang-kacangan, gula, dan lemak jenuh yang tinggi. Jika ada jerawat yang baru muncul setelah kalian mengkonsumsi makanan tertentu, segera catat untuk menghindari makanan tersebut di lain waktu. Menambah konsumsi buah dan sayur dapat membantu memberikan asupan nutrisi untuk kulit dan mencegah ketidak seimbangan minyak.

hindari makanan penyebab jerawat

6. Berhenti melakukan skin care routine yang sama

Ketika jerawat sedang meradang, kamu masih menggunakan skin care saat wajahmu masih normal? Maka jangan heran jika jerawat tidak kunjung membaik. Setiap jerawat memiliki level yang berbeda sehingga memiliki penanganan yang berbeda pula. Jika kamu sudah menggunakan produk perawatan yang sama dan tidak memberi hasil, pertimbangkan untuk segera menggantinya ya. Ini dikarenakan terdapat beberapa jenis kandungan bahan aktif perawatan wajah yang memang tidak cocok bagi jerawat, apalagi yang sedang meradang. Akan lebih baik jika produk yang dipakai sudah dikonsultasikan dahulu dengan dokter ahli.

Solusi yang efektif

Setelah mengetahui beberapa kebiasaan penyebab jerawat puber, usahakan untuk menghindari hal tersebut ya, Beauty Lovers. Untuk mengatasi jerawat dengan lebih aman, perawatan dari penanganan profesional tetap dibutuhkan loh. Hydrafacial akan membantu membersihkan kulit sampai ke pori untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyebab jerawat di masa mendatang. Dengan teknologi fortex fusion, Hydrafacial mampu membersihkan mengangkat sel kulit mati dan komedo tanpa memberi rasa sakit. Solusi tepat untuk yang takut facial bukan?

Di saat bersamaan Hydrafacial juga memberi nutrisi dan menghidrasi sampai ke dalam lapisan dalam kulit. Infusi serum dilakukan untuk menambah ketahanan kulit dari bakteri penyebab jerawat. Daya hisap dari Hydrafacial dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing individu, terlebih saat menangani area yang sensitif.  Jadi jangan ragu lagi akan keamanannya ya, Beauty Lovers.

hydrafacial hydra facial klinik kecantikan jakarta

Leave a Reply