fbpx
Vaginal Tightening

True or False Tentang Vagina Longgar

By September 21, 2020 No Comments

TRUE or FALSE Tentang :

Vagina Longgar

Hi Ladies, menurut kalian apakah masih menjadi hal yang tabu saat ada yang membahas tentang miss V ? Bagaimana dengan mitos dan fakta mengenai vagina longgar yang beredar ditengah-tengah masyarakat? Apakah sepenuhnya benar?

Vaginal Tightening Myth and Fact

Mungkin sebagian orang masih menganggap topik ini tabu untuk dibahas, sehingga banyak kesalahan informasi mengenai miss V yang menjadi mitos dari generasi ke generasi. Misalnya, saat berhubungan badan untuk pertama kali miss V akan mengeluarkan darah keperawanan. Darah ini diyakini berasal dari selaput dara yang sobek.  Faktanya bukan seperti itu, karena permukaan selaput dara tidak semuanya tertutup jadi masih ada celah dan permukaan ini bersifat elastis. Jika ada wanita yang selaput darahnya tertutup rapat, maka akan susah darah menstruasi keluar melewatinya dan diperlukan tindakan medis untuk keadaan seperti ini.

Begitupun juga mengenai vagina longgar, banyak informasi yang tidak relevan menyebar di masyarakat. Jika kamu sedang mencari tips untuk memperbaiki vagina longgar dan kendur, yuk kita cari tahu dulu kebenarannya. Disini kita akan membahas apa saja mitos dan fakta mengenai “looseness” vagina.

Stop mitos vagina kendur longgar

FALSE : Pasta Gigi Bikin Vagina Kencang

Jika kamu dengar informasi mengenai cara mengencangkan vagina dengan memasukkan pasta gigi ke dalam organ intim. Stop, jangan percayai mitos ini ya!. Karena berdasarkan mitos yang beredar, hal ini dipercaya bisa membuat vagina kembali kencang dan bisa menjadikan mereka kembali “Perawan”. Dokter kandungan Vanessa Mackay sudah menegaskan bahwa cara itu hanyalah mitos belaka.

“Pasta gigi bisa mengencangkan vagina itu mitos. Memasukkan pasta gigi ke vagina atau vulva (bibir vagina) bukan hanya membuatmu tidak nyaman tapi juga bisa menyebabkan kerusakan serius,” jelas Vanessa, seperti dikutip dari The Sun.

Aduuh.. serem banget!

FALSE : Terlalu Banyak Berhubungan Badan, Membuat Vagina  “Longgar”

Pada saat berhubungan badan, jika kamu mengalami rangsangan seksual maka secara langsung akan mengeluarkan cairan yang berfungsi sebagai pelumas. Sehingga lubang miss V kamu akan mengembang dan siap untuk menerima penetrasi penis.  Selain itu, miss V memiliki banyak saraf dan suplai darah yang membuat ukurannya bisa kembali ke kondisi semula setelah gairah dan aktivitas seksual selesai.

Jadi hubungan badan tidak akan mengubah ukuran miss V, kecuali aktivitas ini dilakukan dengan cara yang tidak wajar dan juga dilakukan dengan bergonta-ganti pasangan.

FALSE : Tampon Membuat Vagina Longgar dan Mengurangi Elastisitas 

Hal ini sangat keliru, karena tampon bisa digunakan untuk wanita dari segala usia dan ukuran. Mungkin tampon sedikit lebih sulit dimasukan pada perawan. Tampon mungkin bisa merusak selaput darah, tapi tidak akan mengurangi elastisitas vagina. Karena elastisitas dan kelonggaran vagina itu dipengaruhi saat proses melahirkan dan juga seiring bertambahnya usia.

TRUE : Melahirkan Membuat Vagina Longgar

Vaginal Looseness after giving birth

Pada saat persalinan, miss V melonggar karena sebagai jalur keluarnya bayi. Meskipun seiring berjalannya waktu miss V yang melonggar ini bisa perlahan kembali ke bentuk seperti sedia kala, namun tidak bisa kembali secara 100%. Ditambah lagi jika kamu yang mengalami robekan atau episiotomi yang besar selama persalinan, sangat kecil kemungkinannya untuk memiliki miss V dengan kondisi seperti sedia kala.

TRUE : Bersepeda Sebabkan Bibir Miss V Melebar

Gesekan yang terus menerus antara sadel dan kulit bibir vagina yang elastis tentunya membuat labia mudah melebar. Hal ini tentu bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mensiasatinya, kamu bisa memilih sadel sepeda yang empuk untuk mengurangi tekanan yang berlebih. Bahkan beberapa brand sudah mengeluarkan sadel yang khusus dibuat untuk wanita.

TRUE : Vagina Longgar Seiring Bertambahnya Usia

Yups, benar sekali. Seiring bertambahnya usia, semua bagian tubuh mengalami perubahan secara bertahap. Kulit dan otot pun secara perlahan melemah sehingga membuat vagina terasa lebih longgar.  Ketika memasuki menopause, kadar estrogen pun menurun yang menyebabkan lapisan vagina menjadi lebih tipis, kering dan kurang elastis. Karena keadaan ini, saat berhubungan badan menjadi tidak nyaman dan menyebabkan keintiman dengan  pasangan pun berkurang.

Apakah ada treatment tanpa operasi khusus untuk vaginal looseness ?

Laser Vaginal Tightening (LVT) merupakan treatment tanpa operasi yang bisa dilakukan untuk mengencangkan sekaligus merejuvenasi kulit dan otot pada permukaan maupun liang vagina dengan menggunakan alat FOTONA® Laser. Jenis treatment antara lain :

  • Intimalase®
  • Incontilase®

Treatment ini sudah diuji klinis dan FDA Approved. Selain no-surgery, treatment ini juga no downtime sekaligus aman karena speculum yang digunakan berbahan kaca dan juga satu spekulum hanya digunakan oleh satu pasien.

Intimalase®
Intimalase®

Leave a Reply