fbpx
Anti AgingBlogLaser

Kenali Jenis Keriput dan Cara Menanganinya

By October 2, 2020 No Comments
Anti-Aging

Kenali Jenis Keriput dan Cara Menanganinya

Salah satu permasalahan kulit yang tidak pernah habis diperbincangkan adalah masalah kerutan atau keriput. Jika tidak merawat kulit dengan benar dan rutin, kerutan juga dapat menghantui orang dengan usia yang masih muda juga lho. Setiap keriput ternyata memiliki penyebab yang berbeda, begitu pula dengan penanganannya. Apa saja dan bagaimana cara-cara menghilangkan keriput di wajah?

1. Keriput Kompresi

Posisi tidur juga dapat menyebabkan kompresi loh beauty lovers! Keriput kompresi terbentuk dari perubahan kulit yang menerima tekanan saat berbaring atau posisi tidur. Umumnya adalah karena wajah menempel bantal saat tidur. Lama-kelamaan tekanan itu akan membentuk garis halus pada area yang kena bantal ketika bangun tidur.

Yang paling membedakan kerutan ini dengan jenis lainnya ialah durasi penampakannya yang variatif. Ada yang hilang dalam waktu sehari bahkan kurang, namun tidak sedikit juga yang kerutannya bertahan lama.

Solusi:

Gunakan Sarung bantal berbahan silk dan biasakan diri untuk tidur dengan posisi terlentang.

Keriput yang disebabkan posisi tidur

2. Keriput Ekspresi

keriput senyum ekspresi

Garis-garis halus ini terjadi karena adanya gerakan otot wajah yang berulang-ulang saat kita sedang berkespresi seperti tertawa, menyipitkan mata, atau mengerutkan kening. Kerutan ini umum ditemui di sekitar mulut, frowning lines diantara alis, atau garis disekitar sudut luar mata. Hal-hal tersebut yang membuat banyak orang mencari solusi tentang cara menghilangkan keriput di bawah mata atau area wajah tadi.

Keriput ini masih ringan dan belum terbentuk secara permanen. Cara yang dirasa paling efektif dalam mencegah kerutan jenis ini adalah dengan mengurangi ekspresi. Hmm.. tapi sepertinya hal tersebut hampir tidak mungkin untuk dilakukan yah, Ladies?

Solusi:

Menyamarkan kerutan jenis ini dapat dilakukan dengan menjalani treatment Bioregen Youth Vaccine, Botox, dan Hydraglow

3. Keriput Elastis / Elastotik

Seiring bertambahnya usia, jenis keriput ini muncul dikarenakan elastisitas kulit menurun akibat terlalu banyak terpapar sinar matahari serta radikal bebas yang diawali dengan kulit kuring. Garis halus permanen ini biasa muncul sebagai lipatan-lipatan halus. Adapun letaknya ialah pada area sekitar dahi, leher, bibir, pipi.

Semakin lama keriput terbentuk, maka akan semakin sulit pula keriput jenis ini dihilangkan. Karenanya, keriput jenis ini sebaiknya dicegah sebelum terbentuk. Salah satu yang bisa dilakukan untuk mencegahnya ialah dengan rajin menggunakan sun screen sebelum beraktifitas.

Solusi:

Jika keriput elastis sudah terlanjur terbentuk, maka prosedur Filler, Biorivolumetria Injection dan 4D Laser Facelifting dapat membantu mengatasi kerutan ini.

bahaya matahari untuk kulit

4. Keriput Gravitasi

kulit kendur keriput gravitasi

Sebagai efek dari gravitasi, keriput jenis ini dapat muncul karena mengempisnya jaringan tisu kulit di atas area kerutan dan menyebabkan kulit turun mengikuti arah gravitasi. Garis senyum atau smile line adalah contohnya.

Munculnya keriput jenis ini sebagian besar dikarenakan faktor pertambahan usia, karena kulit sudah kurang memproduksi kolagennya sendiri. Elastisitas kulit kemudian berkurang dan menyebabkan kulit kendur. Keriput ini dapat terjadi diseluruh bagian wajah sampai ke leher.

Solusi:

Mengkonsumsi vitamin A untuk merangsang peningkatan produksi kolagen. Hydraglow dan Biorivolumetria Injection dapat membantu mengurangi kerutan dengan tipe ini dengan cara cell-signalling dan merangsang pembentukan sel-sel kulit baru.

Selain aesthetics injections, bagi kamu yang tidak berani dengan suntikan jarum dapat memilih treatment Ultherapy.

5. Keriput Atrofi

Mungkin istilah atrofi cukup asing bagi kita. Keriput atrofi adalah garis keriput yang berada di area dahi dan lebih jelas muncul ketika mengerutkan alis, yaitu ketika kulit meregang dan menyempit. Selain pertambahan usia yang menjadi faktor utama timbulnya keriput, garis-garis halus yang muncul ini juga bergantung dari faktor stres. Stres yang berlebih menurut penelitian menyebabkan kurang dapat berkembangnya kolagen kulit karena terdorong oleh hormon kortisol yang terlalu tinggi.

Jika kerutan di dahi terlalu dalam, maka artinya kamu perlu mewaspadai hal tersebut sebagai indikator awal dari aterosklerosis atau lebih dikenal sebagai penyempitan pembuluh darah. Mengapa? Karena pembuluh darah di dahi lebih halus dari pada bagian tubuh lain sehingga paling jelas menampakan penumpukan plak penyebab asterosklerosis di arteri.

Solusi:

Mulailah menjaga ekspresi wajah dari kebiasaan menyipitkan mata dan menaikan alis serta hindari stress yang terlalu tinggi. Jika kamu sudah terlanjut memiliki kerutan atrofi dan ingin menghilangkannya, kamu bisa melakukan penyuntikan botoks ataupun filler di area dahi.

keriput alis dahi

Leave a Reply